MOTORESTO.ID, JAKARTA–Saat berkendara di jalan raya pengemudi kerap menjumpai area blind spot (titik buta). Ini merupakan istilah yang diberikan bagi pengendara karena keterbatasan pemandangan.
Semakin besar ukuran kendaraan, semakin besar blind spot yang dihasilkan. Seperti truk, bus, mobil boks atau kendaraan niaga lainnya. Sedangkan kendaraan berukuran kecil seperti sepeda motor atau kendaraan pribadi titik buta semakin berkurang.
Pemahaman blind spot bagi pengendara sangat penting karena akan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Banyak kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi dipicu minimnya pemahaman titik buta ini bagi pengemudi.
Berikut tips sederhana dalam mengantisipasi blind spot di jalan raya.
- Gunakan cermin tambahan. Pada sejumlah kendaraan niaga modern ukuran besar memiliki cermin ukuran besar atau penambahan jumlah cermin lebih banyak agar memudahkan pengemudi dalam memahami situasi lalu lintas sekitar.
- Atur kaca spion dengan tepat. Pada kendaraan modern saat ini sudah dilengkapi sensor sinyal lampu yang menyala di kaca spion bagi pengemudi saat ada kendaraan lain mendekat. Rajinlah melirik kaca spion kiri dan kanan. Kehadiran kaca spion bagi kendaraan sangat vital guna mengetahui posisi kendaraan lain dan kendaraan yang kita kemudikan.
- Gunakan fitur canggih. Pada beberapa kendaraan modern juga sudah dilengkapi dengan kamera mundur, atau alarm saat kendaraan mundur. Demikian pula saat kendaraan melintasi tikungan sempit penggunaan kamera sangat membantu.
- Waspadai posisi berkendara. Sedapat mungkin hindari posisi berkendara yang berdekatan dengan kendaraan berukuran besar seperti truk atau bus yang memiliki blind spot besar. Ini akan membantu mengurangi risiko kecelakaan yang tidak diinginkan.
- Gunakan lampu sein saat hendak menyalip, berpindah jalur atau belok. Demikian pula lampu hazard sebagai penanda bagi pengemudi lain di belakang agar mereka tetap waspada.
- Jangan menyalip dari sisi kiri jalur. Hal ini akan membahayakan bagi pengendara lain. Sudah banyak kecelakaan yang dipicu akibat minimnya sikap disiplin berkendara di jalan raya.
- Kenali area blind spot. Blind spot biasanya berada di samping belakang (kanan dan kiri) kendaraan, pilar A (depan kanan dan kiri) atau tepat di belakang kendaraan.
- Gunakan klakson atau lampu dim atau lampu jauh. Jangan segan menggunakan klakson atau lampu jauh saat melaju di jalan menikung guna memberi sinyal bagi pengendara lain, saat mendahului kendaraan lain di depan, atau memberi tanda bagi pejalan kaki.

Komentar