MOTORESTO.ID,JAKARTA– Mudik lebaran bagi sebagian masyarakat menjadi ritual rutin setiap tahun yang disambut dengan sikap antusias tinggi. Meski mereka yang melakukan mudik sadar betul risiko yang dihadapi saat mudik dan kembali ke rumah tinggal.
Salah satu risiko yang kerap dijumpai adalah terjebak kemacetan di jalur mudik. Entah di jalur tol maupun non tol. Terjebak kemacetan di jalur mudik penyebabnya cukup beragam. Salah satunya adalah pemilihan jadwal atau waktu mudik yang tidak tepat sehingga terjadi kepadatan lalu litas di jalur mudik yang kapasitasnya terbatas.

Karena itu diperlukan waktu yang tepat untuk mulai mudik lebaran. Salah satu waktu yang tepat adalah usai sholad ied karena masih banyak orang yang bersilaturahmi dengan kerabat dekat disekitar rumah. Sehingga mereka tidak perlu bepergian jauh menggunakan kendaraan bermotor. Ini menjadi saat yang paling tepat untuk memulai perjalanan jauh menembus ruas tol Cipali ke arah timur yang cerah.
Tim Motoresto dari Jakarta ke arah Cirebon menggunakan tipe tertinggi Toyota Yaris Cross S Hybrid EV TSS with GR Parts Aero Package. SUV yang mengandalkan mesin 2NR-VEX 4 Silinder, Inline 16-Katup DOHC dengan Dual-VVT-i ini memiliki tenaga yang memuaskan saat diajak berlari di jalur bebas hambatan maupun mendahului kendaraan lain di depannya.
Tanpa banyak kesulitan mesin ini cukup responsif ketika kendaraan diajak lari antara kecepatan 120 hingga 150 kilometer perjam di tol Cipali beberapa waktu lalu. Meski raungan suara dengung mesin hybrid andalannya masih terasa ke dalam kabin. Namun hal itu tidak mengurangi kenyamanan di dalam kabin.
Berapa Konsumsi BBMnya ?
Demikian pula konsumsi BBM kendaraan berpenggerak roda depan ini juga cukup memadai. Dari layar indikator yang ada tercatat konsumsi rata rata BBM Pertamax Ron 92 di kisaran 19 hingga 30 kilometer perliternya. Tergantung kondisi lalu lintas saat itu dan medan jalan yang dilaluinya. Saat berangkat dari Jakarta, tangki bensin terisi penuh 36 liter, setibanya di Cirebon hanya berkurang dua bar.

Fasilitas penunjang seperti Toyota Safety Sense – Kontrol Jelajah Adaptif mampu mendeteksi kendaraan di depan dan mengikuti dengan jarak aman, sehingga mengurangi kelelahan saat berkendara jarak jauh. Fitur ini juga membantu mengingatkan pengemudi agar tidak keluar jalur yang tidak disengaja, dengan peringatan visual dan suara serta bantuan kemudi.
Fitur ini juga berfungsi sebagai peringatan Pra-Tabrakan dan Pengereman Pra-Tabrakan. Karena dilengkapi dengan kamera dan radar terintegrasi yang membantu mengurangi risiko dan kerusakan akibat tabrakan frontal.
Soal kenyamanan, hadirnya layar Audio 10,1 inci dengan Konektivitas Smartphone Nirkabel menjadi sarana hiburan skaligus membantu navigasi yang praktis selama perjalanan. Ukuran layar yang cukup besar sangat mendukung pengemudi untuk memahami peta jalan dengan mudah tanpa harus kehilangan konsentrasi ke depan. Ini berguna ketika harus bermanuver cepat, terutama dalam kecepatan tinggi sekaligus memonitor kondisi baterai hybrid. Selain fungsi audio yang cukup nyaman menemani perjalanan jauh.
Demikian pula dengan hadirnya atap kaca dengan tirai yang dapat dibuka, memudahkan melihat pemandangan diatas, terutama malam hari menambah kenyamanan berkendara. Namun, atap ini tidak direkomendasikan untuk dinikmati di siang hari karena sinar matahari yang masuk ke dalam akan mengurangi kenyamanan berkendara.

Komentar