Bisnis
Beranda » Meningkat Dari Tahun Lalu, Transaksi IIMS 2026 Sentuh Rp 9,5 Triliun

Meningkat Dari Tahun Lalu, Transaksi IIMS 2026 Sentuh Rp 9,5 Triliun

IIMS
Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mencatat hasil positif. Total transaksi selama gelaran tersebut mencapai Rp9,5 triliun, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk otomotif di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Project Director IIMS 2026, Rudi MF, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal optimisme bagi industri otomotif nasional. Ia menilai antusiasme pengunjung tidak hanya terlihat dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari nilai transaksi yang berhasil dibukukan selama pameran.

“Ternyata hal itu men-trigger kepercayaan pengunjung untuk bertransaksi hingga nilainya tembus Rp9,5 triliun. Hasil ini mudah-mudahan terus menjaga semangat optimisme di tengah situasi yang masih cukup menantang,” ujar Rudi.

Menurutnya, daya beli masyarakat khususnya di wilayah Jabodetabek masih cukup kuat. Hal ini terlihat dari tingginya minat konsumen terhadap berbagai model kendaraan baru yang ditawarkan selama pameran berlangsung.

“Semangat yang terlihat di Jakarta menunjukkan daya beli masyarakat Jabodetabek masih cukup tinggi, terutama ketika ditawarkan produk-produk yang mampu memicu keinginan untuk membeli,” tambahnya.

Astra Siaga Lebaran, Siap Manjakan Pemudik di Jalur Utama

Dari total transaksi tersebut, lebih dari 90 persen berasal dari penjualan mobil. Salah satu segmen yang mencatat pertumbuhan paling menonjol adalah kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Data penjualan dan transaksi IIMS 2026 Dok. Motoresto.id

Penjualan EV di IIMS 2026 tercatat meningkat hingga sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan komposisi mobil listrik dan plug-in hybrid kini sudah menembus lebih dari 40 persen dari total transaksi mobil, naik dari sekitar 36 persen pada 2025.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari semakin banyaknya pilihan model kendaraan listrik yang tersedia di pasar hingga berbagai program promo dari merek otomotif. Tidak sedikit produsen yang menawarkan potongan harga hingga Rp50 juta sampai Rp70 juta untuk menarik minat konsumen.

Selain mobil, sektor sepeda motor juga mencatat pertumbuhan signifikan. Penjualan motor meningkat sekitar 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara sektor aftermarket turut mengalami peningkatan selama pameran berlangsung.

Hasil ini memperlihatkan bahwa pameran otomotif masih menjadi salah satu momentum penting bagi produsen untuk memperkenalkan produk baru sekaligus mendorong transaksi langsung dengan konsumen.

Perang Iran Picu Kekhawatiran Logistik Global, Suzuki: Ekspor dari Indonesia Masih Aman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *