MOTORESTO.ID,JAKARTA–Angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada arus balik Lebaran mengalami penurunan signifikan hingga 30 persen.
Sedangkan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat yang dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) juga tercatat menurun sebesar 7 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut Jasa Marga Rivan A. Purwantono saat menutup pemberlakuan one way lokal presisi di Tol Trans Jawa pada arus balik Lebaran 2026, Senin (30/3) dini hari.
Penurunan jumlah fatalitas korban meninggal dunia dan angka kecelakaan lalu lintas berkat adanya kolaborasi dengan stakeholder.
“Tentunya ini bagian daripada hasil kolaborasi dan kerja kita sama-sama agar supaya sesuai dengan tagline Bapak Kapolri, Operasi Ketupat itu adalah ‘Mudik Aman, Balik Aman, Keluarga Bahagia’,” kata Kakorlantas dalam keterangan resminya.
Dudy mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan perjalanan dan tetap mengikut arahan dari petugas di lapangan. Hal ini disebabkan karena arus lalu lintas di Tol Trans Jawa sudah kembali normal dua arah. “Masyarakat yang masih melakukan perjalanan diimbau untuk tetap berhati-hati di jalan.,” kata Dudy.
Agus juga mengatakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung dengan lancar. “Arus mudik berlangsung dengan baik meski terjadi peningkatan yang cukup tinggi,” kata Kakorlantas.
Rekayasa lalu lintas yang dilakukan yakni penerapan contraflow di ruas KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek, serta pemberlakuan one way lokal tahap pertama dan tahap kedua dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama).

Komentar