MOTORESTO.ID, JAKARTA — Keluhan BYD Seal Indonesia viral di media sosial setelah Akbar Faizal membagikan pengalaman kurang menyenangkan terkait layanan purnajual kendaraan listrik miliknya. Kasus keluhan BYD Seal Indonesia ini langsung menjadi sorotan publik dan memicu diskusi luas mengenai kualitas after sales kendaraan listrik di Indonesia.
Akbar mengaku membeli BYD Seal Premium pada Desember 2025 melalui skema kredit. Namun, tak lama setelah digunakan, mobil tersebut mengalami masalah saat dikendarai dan dinilai tidak dalam kondisi normal.
“Saya membeli mobil BYD Seal Premium di Sudirman. Desember 2025, mobil bermasalah karena oleng dan joget saat dikendarai,” ujarnya.
Penanganan Dinilai Tidak Jelas
Keluhan BYD Seal Indonesia semakin mencuat setelah Akbar menilai proses penanganan masalah tidak berjalan optimal. Ia menyebut adanya indikasi saling lempar tanggung jawab antara sejumlah pihak yang terlibat.
“Pihak BYD, leasing, asuransi, dan bengkel yang dipilih diler saling lempar tanggung jawab,” katanya.
Menurutnya, kendaraan tersebut telah berada dalam penanganan lebih dari dua bulan tanpa kejelasan solusi. Bahkan, ia mengklaim kondisi mobil justru semakin memburuk setelah dilakukan pemeriksaan.
“Hebat dalam jualan, tapi parah abis dalam pelayanan pasca penjualan,” tulisnya.
Kasus keluhan BYD Seal Indonesia ini juga melibatkan perusahaan pembiayaan dan pihak asuransi. Akbar mengaku sempat menghentikan pembayaran cicilan karena belum ada kepastian terkait kondisi kendaraan. Ia juga telah mengirimkan somasi dan meminta perhatian Otoritas Jasa Keuangan.
Respons BYD Indonesia
Menanggapi keluhan BYD Seal Indonesia yang viral, Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari dealer dan tengah melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Kami sedang meminta dealer segera berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait termasuk konsumen untuk mengumpulkan informasi yang lengkap dan akurat, guna memastikan tidak terjadi miskomunikasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini informasi terkait keluhan BYD Seal Indonesia masih belum sepenuhnya lengkap dan proses komunikasi masih berlangsung. BYD juga menegaskan pentingnya respons cepat dari dealer dalam menangani setiap keluhan pelanggan.

Komentar