Mobil Review
Beranda » JAECOO J7 SHS-P Buktikan Ketangguhan Global dengan Jarak Tempuh Hingga 1.600 Km

JAECOO J7 SHS-P Buktikan Ketangguhan Global dengan Jarak Tempuh Hingga 1.600 Km

JAECOO J7 SHS P. Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID JAKARTA – Di tengah persaingan teknologi kendaraan hybrid yang kian ketat secara global, kemampuan jarak tempuh menjadi salah satu tolok ukur utama dalam menilai kepraktisan sebuah SUV. JAECOO J7 SHS-P hadir dengan pendekatan berbeda, mengedepankan efisiensi yang telah dibuktikan melalui pengujian penggunaan nyata di 16 negara yang tersebar di Eropa, Asia, Afrika, hingga Amerika Selatan. Pengujian ini mencerminkan kondisi berkendara sehari-hari yang beragam, mulai dari lalu lintas perkotaan hingga perjalanan jarak jauh lintas wilayah dan negara.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menegaskan bahwa kebutuhan konsumen Indonesia terhadap kendaraan hybrid tidak berhenti pada efisiensi bahan bakar semata. Fleksibilitas penggunaan untuk berbagai aktivitas juga menjadi faktor penting. Menurutnya, J7 SHS-P dikembangkan dengan teknologi yang relevan untuk pemakaian nyata, bukan sekadar performa di atas kertas, dan hal tersebut telah terkonfirmasi melalui pengujian di berbagai negara dengan karakter jalan dan iklim yang berbeda.

Hasil pengujian global menunjukkan JAECOO J7 SHS-P mampu mencatatkan jarak tempuh komprehensif hingga 1.200 kilometer berdasarkan standar WLTP. Angka tersebut bahkan terlampaui dalam sejumlah pengujian independen. Di Inggris, kendaraan ini mencatat jarak tempuh hingga 1.353 kilometer, sementara di Afrika Selatan yang memiliki suhu tinggi, J7 SHS-P menempuh 1.294 kilometer. Pengujian di kawasan Asia Tenggara menghasilkan jarak tempuh hingga 1.427,5 kilometer, dan di Meksiko capaian tersebut meningkat signifikan hingga 1.613,1 kilometer.

Seluruh data diperoleh dari kondisi berkendara nyata, mencakup kemacetan perkotaan, perjalanan tol, tanjakan panjang, perbedaan suhu ekstrem, hingga rute non-aspal, bukan dari lintasan uji tertutup. Konsistensi performa jarak tempuh ini ditopang oleh SHS Super Hybrid System, yang mengombinasikan mesin hybrid khusus dengan efisiensi termal 44,5 persen, transmisi hybrid dengan efisiensi EV hingga 98,5 persen, motor listrik berdaya 150 kW dengan torsi 310 Nm, serta sistem manajemen energi cerdas yang bekerja secara terintegrasi.

Kemampuan jarak jauh tersebut memberikan kebebasan lebih bagi pengguna, terutama dalam perjalanan antarkota maupun lintas negara tanpa kekhawatiran akan keterbatasan pengisian daya. Untuk kebutuhan harian di perkotaan, J7 SHS-P mampu melaju hingga 90 kilometer dalam mode listrik murni. Sementara untuk perjalanan jarak jauh, konsumsi bahan bakar berada di kisaran 6 liter per 100 kilometer, menawarkan efisiensi biaya operasional yang kompetitif dibandingkan kendaraan bermesin konvensional.

VW Perkenalkan ID. Buzz BOZZ Edition, Tawarkan Kenyamanan dan Gaya Hidup Modern

Dalam praktiknya, satu tangki bahan bakar memungkinkan perjalanan panjang di berbagai belahan dunia. Di Eropa, rute Paris menuju Berlin dapat ditempuh tanpa perlu berhenti mengisi ulang. Di Arab Saudi, perjalanan dari Riyadh ke Dammam dapat dilakukan dalam sekali jalan. Bahkan di wilayah Afrika Selatan dengan suhu tinggi, kendaraan ini tetap mempertahankan performa dan output daya secara stabil.

Keunggulan J7 SHS-P tidak hanya terletak pada efisiensi, tetapi juga pada performa yang tetap terjaga dalam berbagai kondisi. Dalam pengujian jangka panjang, kendaraan ini mampu mempertahankan tenaga meski daya baterai berada pada level rendah, kondisi yang kerap memengaruhi performa kendaraan hybrid. Dengan daya gabungan hingga 165 kW, akselerasi 0–100 km/jam dapat dicapai dalam 7,9 detik, serta kemampuan manuver hingga 80 km/jam pada uji moose test. Stabilitas performa ini tetap konsisten di suhu ekstrem, wilayah bersalju, hingga area dengan ketinggian tertentu.

Pengujian di Norwegia yang bersalju, jalur pedesaan Inggris, lintasan berkerikil di Arab Saudi, hingga cuaca panas Afrika Selatan menunjukkan karakter akselerasi, kemampuan menanjak, dan menyalip yang seragam. Kesan kestabilan ini menjadi salah satu catatan utama selama pengujian berlangsung.

Selain mendukung mobilitas, J7 SHS-P juga dirancang untuk menunjang fleksibilitas aktivitas selama perjalanan. Fitur suplai daya eksternal hingga 3,3 kW memungkinkan kendaraan digunakan untuk menyalakan berbagai perangkat, mulai dari mesin kopi, kompor induksi, lampu kemah, hingga proyektor secara bersamaan. Mode camping satu sentuhan mempermudah pengaturan kendaraan saat berhenti atau beristirahat, dengan pasokan daya yang stabil dan pengoperasian yang senyap, sehingga tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

Melalui rangkaian pengujian di 16 negara, JAECOO J7 SHS-P semakin mengukuhkan posisinya sebagai SUV hybrid yang tidak hanya unggul dalam jarak tempuh, tetapi juga dalam adaptabilitas global. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap mobilitas ramah lingkungan, J7 SHS-P menawarkan kombinasi efisiensi energi, performa bertenaga, serta fleksibilitas penggunaan di berbagai kondisi. Pendekatan ini menjadikan J7 SHS-P lebih dari sekadar pencetak angka jarak tempuh, melainkan representasi evolusi SUV hybrid untuk kebutuhan global.

LEPAS Resmikan Dealer Kedua Mereka di Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *