MOTORESTO.ID, JAKARTA — Perjalanan mudik Lebaran dengan jarak jauh, muatan penuh, dan kondisi jalan yang beragam membuat komponen kaki-kaki mobil bekerja ekstra keras. Sistem ini mencakup berbagai bagian penting seperti shock absorber, per, ball joint, tie rod, bushing arm, link stabilizer, rack steer, hingga sistem pengereman yang saling terintegrasi menjaga stabilitas dan kenyamanan berkendara.
Setelah digunakan dalam kondisi ekstrem, pemeriksaan kaki-kaki mobil menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada kerusakan yang dapat memengaruhi keselamatan. Tanda awal yang bisa dirasakan pengemudi antara lain muncul bunyi benturan saat melewati jalan rusak, setir bergetar, mobil terasa limbung, atau kendaraan cenderung menarik ke satu sisi. Gejala ini dapat mengindikasikan adanya keausan atau kerusakan pada komponen suspensi maupun sistem kemudi.
“Perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara dengan syarat durabilitas, karena kendaraan dipacu untuk menghadapi berbagai kondisi yang tidak menentu. Maka dari itu, penting bagi pelanggan untuk mengecek kondisi komponen mobil, seperti area kaki-kaki.” kata Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales.
Pemeriksaan shock absorber juga penting untuk menjaga stabilitas, terutama jika mobil terasa memantul berlebih atau terlihat adanya rembesan oli. Selain itu, komponen kemudi seperti tie rod dan rack steer perlu dicek jika setir terasa kurang presisi.
Jika ditemukan getaran atau keausan ban tidak merata, proses spooring dan balancing sangat disarankan untuk mengembalikan kestabilan kendaraan. Perawatan ini juga membantu memperpanjang umur pakai ban dan komponen lainnya.
Secara umum, proses pemeriksaan kaki-kaki memakan waktu sekitar 30–60 menit. Jika dilanjutkan spooring dan balancing, total waktu bisa mencapai 60–120 menit. Dengan pengecekan rutin, performa kendaraan tetap optimal dan risiko kerusakan lanjutan dapat dicegah.

Komentar