
motoresto.id/, JAKARTA — Pasar Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia menghadapi dinamika baru seiring dengan meningkatnya minat konsumen pada mobil listrik di bawah Rp100 juta. Namun, Honda tetap optimistis bahwa segmen LCGC masih memiliki potensi besar, terutama bagi para pembeli kendaraan pertama atau first time buyer.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, menyatakan bahwa Honda akan terus menjaga penetrasi pasar LCGC pada tahun depan.
“Kita belum bisa bicarakan sekarang, tapi tentunya kita akan terus menjaga penetrasi pasar untuk tahun depan juga,” kata Yusak Billy (29/11/2012).
Honda Brio menjadi produk andalan Honda, dengan kontribusi lebih dari 50% dalam penjualan LCGC tahun depan. Meski ada kabar tentang model baru, Yusak Billy menegaskan bahwa detailnya belum bisa dikomunikasikan saat ini.
“Brio masih kontribusi 50% untuk tahun depan. Kita pasti ada banyak refreshment lagi yang belum bisa dibicarakan sekarang,” ujarnya.
Terkait persaingan dengan mobil listrik, Yusak Billy menegaskan bahwa konsumen LCGC dan EV berbeda.
“LCGC lebih banyak untuk first time buyer. Mereka mencari rasa aman, peace of mind, beli, rawat, sampai jual kembali merasa aman. Sedangkan EV lebih ke mobil kedua atau ketiga. Jadi pasarnya berbeda,” jelasnya.
Meski pasar LCGC sempat turun sekitar 22%, proyeksi penurunan untuk tahun depan hanya berkisar 7–12%. Honda optimis bahwa banyak konsumen yang beralih dari sepeda motor atau transportasi umum ke kendaraan pertama masih besar.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi produk agar segmen LCGC tetap menarik bagi konsumen.
“Produsen diminta terus berinovasi. Kita melakukan berbagai refreshment supaya konsumen tidak bosan. Tentunya kita juga punya rencana bagaimana LCGC bisa lebih menarik lagi, tapi belum bisa dibicarakan sekarang,” katanya.
Selain BRIO, lini produk lainnya yang turut mendukung penjualan Honda antara lain HR-V, WR-V, dan DR-V, dengan HR-V menempati posisi kedua. Mengenai target penjualan di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), Yusak Billy menyebut bahwa target resmi belum ditetapkan dan akan disesuaikan setelah performa event terlihat.
