MOTORESTO.ID, JAKARTA — Amerika Serikat kian menegaskan sikapnya terhadap mobil China pasca meningkatnya minat konsumen AS pada kendaraan asal Tiongkok, meski tarif tinggi sekitar 100% sudah diterapkan.
Tiga senator Demokrat AS, Tammy Baldwin, Elissa Slotkin, dan Chuck Schumer pada Jumat lalu mendesak Presiden Donald Trump untuk melarang produsen mobil China membangun kendaraan di AS serta mencegah mobil Tiongkok yang dirakit di Meksiko atau Kanada masuk ke pasar Amerika.
Para senator menekankan bahwa pada Februari, produsen mobil BYD termasuk dalam daftar perusahaan yang diduga membantu militer Beijing.
“Pemerintah harus bertindak tanpa ragu-ragu untuk menetapkan BYD dan produsen mobil China lainnya sebagai entitas yang terkait dengan militer,” tulis mereka kepada Reuters.
Langkah ini muncul meski sebelumnya Trump mengatakan pada Januari di Detroit Economic Club bahwa ia terbuka terhadap produsen mobil China yang ingin membangun pabrik di AS.
“Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik serta mempekerjakan Anda dan mempekerjakan teman-teman dan tetangga Anda, itu bagus, saya menyukainya,” ujarnya.
Selain itu, awal pekan ini, Senator Republik Bernie Moreno dari Ohio menyatakan niatnya untuk mengusulkan undang-undang menutup akses kendaraan China di AS. Ia menegaskan tidak akan membiarkan mobil China masuk, baik dari sisi perangkat keras, perangkat lunak, maupun kemitraan industri.

Komentar