Tips
Beranda » Agar Baterai Kendaraan Listrik Anda Lebih Awet Pahami Tips Ini

Agar Baterai Kendaraan Listrik Anda Lebih Awet Pahami Tips Ini

chery

MOTORESTO.ID,JAKARTA– Baterai kendaraan listrik menjadi salah satu bagian yang paling vital dan tidak terdapat pada kendaraan biasa. Selain harganya yang mahal, perlengkapan ini perlu penanganan seksama baik dalam penggunaan maupun perawatan. Apalagi baterai kendaraan listrik juga memiliki masa pakai sehingga dengan mematuhi ketentuan dari pabrik diharapkan usia pakainya jadi lebih lama.

Umumnya ketahanan baterai mobil listrik bisa mencapai 10 hingga 15 tahun. Perbedaan ketahanan tiap baterai dipengaruhi berbagai hal. Seperti suhu lingkungan, kebiasaan dalam pengisian daya, cara berkendara, dan sebagainya. Berikut ini beberapa tips sederhana terkait penggunaan baterai kendaraan listrik dari laman resmi Chery yang perlu diketahui pengguna kendaraan listrik.

  1. Hindari pengisian daya hingga nol persen atau 100 persen

Apabila baterai diisi dayanya hingga nol atau hingga 100 persen akan mempengaruhi kapasitas baterai tersebut. Usahakan untuk mempertahankan kapasitas pengisian baterai di antara 20 persen hingga 80 persen. Sehingga dapat mengurangi beban kerja sel baterai dan memperlambat penurunan kinerjanya.

  1. Pastikan Tegangan listrik yang masuk tetap stabil

Tegangan listrik yang tidak stabil saat pengisian daya dapat merusak baterai kendaraan. Pastikan mobil Anda terhubung ke sumber listrik yang memiliki kestabilan tegangan. Tegangan yang fluktuatif dapat memberikan tekanan berlebih pada baterai yang bisa mempercepat kerusakan sel dan memperpendek masa pakainya.

  1. Hindari parkir di tempat ekstrim

Suhu sekitar dapat mempengaruhi kinerja baterai untuk jangka panjang. Karena itu sebaiknya parkirlah kendaraan di lokasi yang tidak terpapar sinar matahari langsung atau terlalu dingin. Suhu tinggi akan menurunkan kinerja sel baterai dan kinerjanya.

Diam-Diam Suzuki Siapkan Mobil Micro SUV, Spresso Baru?

spklu
  1. Menjadwalkan Waktu Pengisian Baterai

Anda bisa menjadwalkan waktu pengisian daya. Dengan jadwal yang teratur, proses pengisian menjadi lebih terkontrol. Anda juga dapat memantau siklusnya daya baterai dan menyesuaikannya dengan kebutuhan penggunaan kendaraan listrik anda.

  1. Sebaiknya gunakan charger resmi dan kurangi penggunaan fast charging

Pastikan untuk selalu mengisi daya baterai mobil listrik menggunakan charger asli atau orisinil dari pabrikan. Penggunaan charger dari pabrik akan membantu melindungi komponen internal baterai dari potensi kerusakan. Charger bawaan pabrikan juga memastikan aliran listrik tetap stabil selama proses pengisian. Selain itu metode pengisian cepat seperti fast charging atau ultra fast charging memberikan arus listrik dengan daya tinggi. Jika digunakan terlalu sering, akan beresiko mempercepat penurunan kinerja sel baterai.

  1. Jangan biarkan mobil diam terlalu lama dengan baterai penuh atau kosong

Jika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya jangan membiarkan baterainya dalam kondisi kosong. Membiarkan kapasitas baterai habis, terutama di bawah 10 persen, dapat mempercepat kerusakan baterai. Pastikan kapasitas baterai selalu berada di atas batas minimum untuk menjaga daya tahannya.

  1. Hindari Akselerasi Mendadak

Meski mobil listrik mampu menghasilkan torsi secara instan, penggunaan akselerasi berlebihan bisa berdampak buruk pada kesehatan baterai. Cara berkendara yang tidak tertib akan meningkatkan penggunaan energi serta memberikan beban lebih pada motor penggerak.

Untuk menjaga efisiensi energi dan memperpanjang usia baterai, disarankan untuk melakukan akselerasi secara perlahan dan bertahap. Sesuaikan cara berkendara Anda dengan kebutuhan atau kondisi di jalan agar baterai tidak terbebani.

Amerika Serikat Tolak Mobil China Masuk Pasar AS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *