MOTORESTO.ID, JOHOR — As roda belakang Chery Omoda 5 dilaporkan copot hingga terpisah dari bodi mobil di Malaysia. Insiden tersebut terjadi pada 6 Oktober 2026 di sekitar AEON Tebrau, Johor.
Foto-foto Chery Omoda 5 dalam kondisi as roda belakang terlepas beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan pengguna Threads dengan akun @izzahaishah_, yang memperlihatkan mobil dalam kondisi bagian belakang sudah terpisah dari as rodanya.
Dalam foto tersebut, sebuah sepeda motor terlihat terparkir tepat di belakang mobil. Video lain yang beredar juga memperlihatkan proses evakuasi Omoda 5 menggunakan dua truk towing. Satu truk mengangkut mobil, sementara bagian as roda belakang yang terlepas diangkut secara terpisah.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti kronologi maupun penyebab as roda belakang Omoda 5 bisa terlepas. Dikutip AsiaOne, kepolisian Johor juga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
As Roda Belakang Omoda 5 Pernah Jadi Sorotan
Insiden ini kembali mengingatkan pada kasus yang pernah terjadi pada Chery Omoda 5 pada 2024. Saat itu, sejumlah pengguna Omoda 5 di Malaysia melaporkan masalah patahnya as roda belakang.
Chery kemudian melakukan recall terhadap Omoda 5 yang terdampak untuk melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen terkait.
Chery Buka Suara
Terkait kejadian terbaru, Chery Indonesia menyatakan masih memantau perkembangan investigasi yang dilakukan Chery Malaysia.
“Menanggapi perhatian publik terkait insiden pada OMODA 5 di Malaysia, Chery Indonesia terus memantau perkembangan situasi,” ujar Chery Sales Indonesia.
Chery Indonesia menyebut Chery Malaysia tengah melakukan investigasi untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian. Chery Indonesia juga terus berkoordinasi untuk menentukan langkah antisipasi yang diperlukan di Indonesia.
Chery turut mengimbau pemilik kendaraan untuk melakukan pemeriksaan rutin di bengkel resmi guna memastikan kendaraan tetap berada dalam kondisi optimal.
Untuk saat ini, penyebab pasti as roda belakang Chery Omoda 5 terlepas masih menunggu hasil investigasi resmi. Karena itu, belum dapat disimpulkan apakah insiden terbaru ini berkaitan dengan masalah yang sebelumnya pernah menjadi perhatian.


Komentar