MOTORESTO.ID, SEMARANG–-Sebagai salah satu kota utama di Jawa Tengah, Semarang memiliki posisi strategis yang menghubungkan berbagai destinasi, mulai dari Dieng, Magelang, Solo, Yogyakarta hingga perjalanan yang lebih jauh menuju Surabaya, Malang, Banyuwangi, bahkan hingga Bali.
Mobilitas masyarakat yang semakin beragam dan tidak lagi terbatas pada aktivitas di dalam kota, membuat perjalanan berkembang menjadi perjalanan antarkota, aktivitas akhir pekan, hingga perjalanan jarak jauh dengan rute yang berbeda-beda. Karena itu diperlukan kendaraan yang memiliki jarak tempuh jauh, efisien, ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Salah satu pilihan adalah JETOUR T2 i-DM, yang dirancang mampu berkendara menggunakan tenaga listrik hingga 90 kilometer dapat mendukung mobilitas sehari-hari. Jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.200 kilometer memberikan keleluasaan untuk perjalanan lintas kota.
“JETOUR T2 i-DM dirancang untuk menghadirkan keduanya, efisiensi tenaga listrik untuk mobilitas sehari-hari sekaligus fleksibilitas dan kemampuan untuk perjalanan jarak jauh,” kata Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia dalam keterangan resminya.
Melalui pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026, masyarakat dapat mengenal lebih dekat JETOUR T2 i-DM sekaligus mendaptkan harga resmi Rp 705 juta OTR Semarang.
Sebagai Adventure PHEV SUV, JETOUR T2 i-DM dilengkapi Hardtop Cage Body Monocoque dengan 80 persen high-strength steel, static load hingga 300 kilogram, dan torsion rigidity mencapai 32.000 Nm/degree. Desain boxy yang tegas semakin memperkuat karakter adventure. Tie-Down Point memberikan fungsi tambahan untuk membawa perlengkapan saat beraktivitas dan bereksplorasi.
Fasilitas kelistrikan V2L Function 3,3 kW dapat digunakan sebagai sumber listrik portabel, dengan pilihan pengisian daya melalui DC Fast Charging, AC Charging, dan Portable AC Charger. Bagi konsumen yang penasaran dapat mencoba langsung JETOUR T2 i-DM melalui sesi test drive yang tersedia di area pameran GIIAS Semarang.


Komentar