MOTORESTO.ID, JAKARTA – Mini bike seperti Honda Monkey dan ST125 DAX sudah cukup dikenal di pasar Indonesia. Meski begitu, CFMoto Indonesia di bawah naungan PT MForce Indonesia turut meramaikan segmen ini dengan menghadirkan CFMoto PAPIO XO-1 Racer.
Mini bike tersebut menawarkan desain retro-modern yang cukup mencolok, performa mesin dan karakter berkendara yang mengutamakan sensasi fun to ride.
Kali ini, tim Motoresto.id berkesempatan menjajal CFMoto PAPIO XO-1 Racer selama kurang lebih satu minggu. Berbagai aspek kami coba, mulai dari desain, kenyamanan, performa, hingga karakter berkendaranya.
Lantas, seperti apa pengalaman kami selama mengendarai CFMoto PAPIO XO-1 Racer? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Desain Retro-Modern

Impresi pertama dari CFMoto PAPIO XO-1 Racer yakni desainnya yang retro-modern, tetapi juga sporty dan mungil. Salah satu fitur yang mencolok sudah jelas, headlamp bulat yang terpisah seperti moge-moge lawas.
Tak hanya itu, kontur bodi nya kompak dan memberikan kesan aerodinamis, dan ada fairing-nya sebagai pemanis. Bahkan, lampu sein-nya menyatu dengan bodi.
Sementara itu, lampu belakangnya semakin menegaskan bahasa desainnya, bulat terpisah, lagi-lagi seperti moge-moge lawas. Dan uniknya, knalpotnya undertail. Penempatan tersebut tak hanya membuat tampilan motor lebih bersih, tetapi juga lebih sporty.
Tampilan cockpitnya simpel, speedometer-nya memadukan analog dan digital, analog untuk tachometer, sedangkan digital untuk menampilkan kecepatan, posisi gigi, dan lain-lain. Sementara itu, jahitan joknya rapi dan presisi, sehingga menambah estetika motornya.
Performa dan Kenyamanan

CFMoto PAPIO XO-1 Racer dibekali mesin 126 cc berpendingin udara. Uniknya, motor ini sudah menggunakan transmisi manual 6-percepatan. Kebayang dong bagaimana sensasi berkendaranya?
Mesinnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 9 hp dan torsi maksimal 9,41 Nm. Untuk sebuah motor 126 cc, masih nyaman dan responsif. Konsumsi BBM nya, CFMoto mengklaim bisa hingga 1:50 km/liter tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Di penggunaan dalam kota, respons mesinnya terasa cukup untuk diajak bermanuver di antara lalu lintas. Karakter tenaganya juga lebih terasa menyenangkan ketika putaran mesin mulai naik.
Sementara itu, pengoperasian koplingnya tergolong mudah dan ramah, apalagi bagi yang baru belajar motor kopling, biting point-nya mudah dicari.
Dimensinya juga kompak, panjang 1750 mm, lebar 700 mm, dan tinggi 1080 mm. Tak hanya itu, bobotnya sangat ringan yakni 114 kilogram. Jadi motor ini sangat enak buat nyalip-nyalip dan ketika parkir.
Bahas kenyamanan, joknya tebal, sehingga empuk. Tetapi, karena motor ini menggunakan stang jepit serta posisi footstep agak tegak, posisi ridingnya sedikit sporty.
Bahas kaki-kaki, PAPIO XO-1 Racer menggunakan suspensi depan upside-down, sedangkan suspensi belakangnya adjustable monoshock.
Motor Harian yang Ideal

Menariknya, motor sekecil ini sudah menggunakan pengereman disc brake depan 2 piston dan belakang 1 piston.
Fitur keselamatannya juga cukup lengkap untuk ukuran mini bike. PAPIO XO-1 Racer mempunyai Dual ABS dan Traction Control System (TCS), sehingga memberikan rasa aman tambahan.
Perpaduan desain yang retro-modern, performa mumpuni, hingga dimensi yang kompak, CFMoto PAPIO XO-1 Racer ini dinilai cukup ideal sebagai motor harian, terutama di perkotaan.
Motor mungil ini dibanderol dengan harga Rp39.500.000 OTR Jakarta.


Komentar