Bisnis
Beranda » Telah Hadir di GIIAS 2026, BAW Bangun Ekosistem Lokal

Telah Hadir di GIIAS 2026, BAW Bangun Ekosistem Lokal

baw indonesia

MOTORESTO.ID,JAKARTA– Merek Beijing Automobile Works (BAW) memang belum dikenal luas pecinta otomotif Tanah Air. Namun, merek asal China ini telah hadir sejak 1951 pada awal perjalanannya berfokus pada pengembangan kendaraan off-road.

Pada 1958, BAW berhasil mengembangkan model sedan bernama “Jinggangshan”. Perjalanan BAW kemudian terus berkembang hingga memasuki berbagai segmen kendaraan. Pada 2020, BAW melakukan restrukturisasi menyeluruh dan memindahkan kantor pusatnya ke Qingdao. Saat ini, portofolio BAW mencakup kendaraan off-road, MPV,city car, kendaraan komersial berbasis penggerak konvensional maupun energiterbarukan (NEV), hingga kendaraan khusus.

Di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Jakarta lalu, BAW telah hadir dengan memperkenalkan lima model yang mewakili karakter dan kebutuhan mobilitas yang berbeda, yaitu T01, X03, M8,D5, dan T10 Pro. Respons masyarakat selama GIIAS 2026, diklaim mencapai 1.400 calon konsumen, yang dianggap sebagai sinyal positif masyarakat Indonesia terhadap pilihan baru di pasar otomotif.

“Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan berikutnya bagi BAW,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia dalam keterangan resminya.

Saat ini BAW memiliki 5 basis produksi terbesar di China, termasuk di Qingdao untuk memproduksi kendaraan off-road dan MPV, Linyi untuk kendaraan komersial, Huanghua untuk basis kendaraan kustomisasi, dan Dezhou untuk kendaraan perkotaan, dan Qinghe untuk kendaraan kompak. Ke-5 pabrik tersebut sanggup menghasilkan kapasitas produksi 600.000 unit per tahun.

Overtime Warnai Final Putri Honda DBL 2026 Central Jakarta

Setelah GIIAS, BAW perusahaan mulai mempersiapkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Termasuk pembangunan ekosistem lokal, seperti kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan serta mempersiapkan perakitan kendaraan di Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *