MOTORESTO.ID, TANGERANG — Toyota mulai membawa teknologi elektrifikasi ke segmen yang selama ini identik dengan mesin diesel. Salah satunya melalui Toyota Hilux BEV, pikap kabin ganda bertenaga listrik yang ditawarkan untuk kebutuhan operasional di berbagai medan.
Langkah ini cukup menarik. Pasalnya, Hilux selama ini banyak digunakan untuk kebutuhan bisnis seperti perkebunan, pertambangan, hingga logistik yang membutuhkan kendaraan dengan kemampuan melibas medan berat.
Sasar Perusahaan dengan Target Net Zero Emission

Marketing Director Toyota Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan Hilux BEV masih menjadi sesuatu yang baru, khususnya untuk penggunaan kendaraan listrik di wilayah yang selama ini menjadi habitat Hilux.
“Hilux BEV memang sesuatu yang sangat baru, terutama dalam penggunaan EV di wilayah-wilayah yang biasa dilewati oleh Hilux. Namun, kalau melihat animo, sudah ada yang SPK.” saat ditemui di GIIAS 2026 (8/8/2026)
Menariknya, Toyota juga menemukan adanya perusahaan yang mulai mempertimbangkan pikap listrik untuk kebutuhan operasional mereka.
“Cukup surprising bahwa ada beberapa perusahaan, terutama perusahaan yang mempunyai target net zero emission, yang mempertimbangkan EV ini untuk operasional mereka.”
Menurut Toyota, kebutuhan tersebut menjadi salah satu alasan Hilux BEV tetap ditawarkan meski kendaraan listrik belum menjadi pilihan utama untuk seluruh pengguna pikap.
Mengapa Bawa BEV, Bukan Hybrid?

Secara penggunaan, Toyota mengakui mesin ICE, terutama diesel, masih menjadi pilihan yang sesuai untuk karakteristik operasional Hilux.
Namun, kondisi mulai berubah ketika kendaraan digunakan oleh perusahaan yang memiliki target pengurangan emisi.
“Kalau dilihat secara nature, penggunaan yang cocok sebelumnya adalah teknologi ICE dengan diesel. Namun, kami tidak menutup mata bahwa ada beberapa perusahaan pertambangan dan perkebunan yang sangat konsen terhadap net zero emission.”
Dalam kondisi tersebut, Toyota melihat kendaraan listrik murni dapat menjadi opsi yang lebih relevan dibandingkan hybrid.
“Pastinya mereka akan mengajukan EV rather than hybrid. Sehingga option itulah yang kita offer ke customer.”
Spesifikasi Toyota Hilux BEV
Toyota Hilux BEV D-Cab AWD menggunakan dua motor listrik dengan sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD). Sistem tersebut menghasilkan daya maksimum 144 kW.
Mobil ini menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 315 km. Pengisian daya mendukung AC 10 kW dan DC fast charging hingga 125 kW.
Dengan kemampuan tersebut, Hilux BEV tetap diarahkan untuk kebutuhan operasional yang membutuhkan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan.
Hilux BEV juga memiliki ground clearance 210 mm serta kemampuan wading hingga 700 mm. Untuk mendukung penggunaan di medan berat, tersedia fitur Multi-Terrain Select dengan pilihan Dirt, Rock, Sand, Mud, dan Mogul.
Dari sisi keselamatan, kendaraan ini dibekali VSC, Hill Start Assist, tujuh SRS Airbags, serta perlindungan baterai pada bagian bawah kendaraan.
Hilux BEV Jadi Pilihan Baru untuk Fleet
Kehadiran Hilux BEV menunjukkan bahwa elektrifikasi Toyota tidak hanya menyasar kendaraan penumpang. Segmen komersial juga mulai mendapatkan pilihan elektrifikasi, terutama bagi perusahaan yang memiliki kebutuhan khusus terkait pengurangan emisi.


Komentar