MOTORESTO.ID,TANGERANG–Persaingan merebut pasar dengan memangkas zero down time sudah menjadi kata kunci bagi suksesnya layanan purna jual kendaraan niaga. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menerapkan strategi zero down time, bukan sekedar menjual unit tapi juga dukungan layanan jaringan yang tersebar luas.
“Saat ini, kebutuhan konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan spesifikasi semata, tetapi juga Total Cost of Ownership, dan konsumen sekarang mencari solusi bisnis dan mobilitas untuk
keberlangsungan bisnis jangka panjang,” kata Daisuke Okamoto, Presiden Direktur PT Krama Yudha
Tiga Berlian Motors dalam keterangan resminya di sela pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Untuk mewujudkan komitmen nyata meminimalkan waktu henti kendaraan konsumen (Zero Down Time),
Mitsubishi Fuso mengumumkan tiga implementasi inovasi purnajual selama tahun 2026.
Pertama, Mitsubishi Fuso mempertajam fokus purnajualnya dengan menegaskan status Bengkel Siaga 24 Jam menjadi Bengkel 24 Jam Non-Stop. Di tengah tuntutan kecepatanbisnis modern, Mitsubishi Fuso menyederhanakan identitas layanan ini agar langsungselaras dengan ekspektasi konsumen: jaminan perbaikan tanpa henti, kapan saja, di mana saja.
Saat ini, Bengkel 24 Jam Non-Stop telah tersedia di 19 lokasi paling strategis disepanjang jalur logistik nasional. Layanan ini memungkinkan konsumen melalukanperawatan kendaraan kapan saja tanpa mengorbankan waktu operasional bisnis di siang hari.

Kedua, pembangunan Fuso Service Center yang merupakan fasilitas servis khusus di area-area terpencil (on-site) yang berdekatan dengan wilayah operasional pertambangan danperkebunan konsumen, menjamin kendala teknis teratasi seketika tanpa harus membawaunit keluar site dan menempuh perjalanan yang jauh.
Ketiga, meningkatkan ekspansi portofolio suku cadang alternatif berstandar kualitas resmiMitsubishi Fuso yaitu Suku Cadang Tiga Berlian (SCTB) yang hadir dengan line-up yangsemakin lengkap untuk kebutuhan perawatan ringan sampai berat. Kehadiran SCTB memberikan pilihan rasional bagi konsumen untuk menekan serta menghemat biaya operasional pemeliharaan (Total Cost of Ownership) tanpa mengorbankan durabilitas kendaraan.
Mitsubishi Fuso telah membangun ekosistem industri yang mandiri dari hulu ke hilir. Di tingkat manufaktur, kekuatan operasional Mitsubishi Fuso ditopang fasilitas produksi dan perakitan PT Krama Yudha Ratu Motor serta PT Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing, yang disokong oleh 127 perusahaan pemasok komponen lokal.
Keunggulan ini diperkuat jaringan distribusi dan purnajual yang luas di seluruh Indonesia, mencakup 223 diler resmi yang tersebar di 170 kota dan kabupaten di 33 provinsi. Kepastian pasokan suku cadang dijamin oleh 22 Parts Depo dan 7.875 partshop, serta dilengkapi layanan teknis terdekat berupa 5 Service Point dan 4 Fleet Workshop yang beroperasi langsung di lokasi operasional para konsumen setia Mitsubishi Fuso.


Komentar