MOTORESTO.ID, JAKARTA — Hyundai mengambil langkah serius dengan menghentikan sementara penjualan Hyundai Palisade 2026 di Amerika Serikat dan Kanada. Keputusan ini diambil setelah insiden tragis yang terjadi di Ohio pada 7 Maret, yang menewaskan seorang anak berusia 2 tahun dan diduga berkaitan dengan fitur kursi elektrik.
Permasalahan disebut berasal dari kursi baris kedua dan ketiga yang menggunakan sistem pelipatan elektrik. Fitur ini diduga gagal mendeteksi keberadaan objek atau orang saat kursi dilipat, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serius bagi penumpang.
Sebagai respons, Hyundai melakukan penarikan kembali (recall) terhadap sekitar 68.500 unit Palisade 2026. Rinciannya, sekitar 60.500 unit berada di Amerika Serikat dan 8.000 unit di Kanada. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko sekaligus penyelidikan lebih lanjut atas insiden tersebut.
Di sisi lain, kasus ini juga mendapat perhatian publik setelah seorang pengguna TikTok dengan akun @annabanana3703 mencoba menguji sistem tersebut. Dalam videonya, ia meletakkan satu krat botol air mineral di jok belakang, lalu mengaktifkan fitur lipat elektrik. Hasilnya, botol-botol tersebut tetap tertekan tanpa ada mekanisme penghentian otomatis, yang seharusnya menjadi bagian dari sistem keselamatan.
Hyundai menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa investigasi masih berlangsung. Sebagai solusi awal, pabrikan akan memperbarui sistem melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) agar lebih sensitif terhadap hambatan saat kursi dilipat.
Selain itu, Hyundai juga mengimbau seluruh pengguna untuk memastikan area kursi bebas dari orang maupun benda sebelum mengoperasikan fitur tersebut. Konsumen yang terdampak juga disebut dapat memperoleh kendaraan pengganti jika diperlukan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa fitur kenyamanan seperti kursi elektrik tetap membutuhkan sistem keselamatan yang optimal agar tidak menimbulkan risiko fatal.

Komentar