Bisnis
Beranda » Suzuki Carry Masuk Radar Proyek Agrinas? Suzuki: Masih Tunggu Kesepakatan

Suzuki Carry Masuk Radar Proyek Agrinas? Suzuki: Masih Tunggu Kesepakatan

Suzuki
Dok. Suzuki

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Program pengadaan kendaraan operasional untuk jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dijalankan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara tengah menjadi perhatian di industri otomotif. Sejumlah pabrikan global disebut terlibat dalam proyek besar ini, termasuk Mahindra dan Tata Motors.

Dalam rencana awalnya, Agrinas menggandeng Mahindra & Mahindra Ltd. untuk memasok sekitar 35.000 unit pikap Mahindra Scorpio Pick-Up. Selain itu, perusahaan juga bekerja sama dengan Tata Motors untuk menyediakan kendaraan niaga yang akan digunakan dalam aktivitas logistik koperasi desa di berbagai wilayah Indonesia.

Total kendaraan dari Tata yang direncanakan meliputi 35.000 unit Tata Yodha Pick-Up dan 35.000 unit truk ringan Tata Ultra T.7. Armada tersebut akan digunakan untuk mengangkut hasil pertanian dari desa, mendistribusikan bahan pangan, hingga mendukung operasional logistik koperasi.

Di tengah proyek besar tersebut, nama Suzuki Carry juga sempat dikaitkan dengan program pengadaan kendaraan Agrinas.

Menanggapi hal ini, Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, mengungkapkan bahwa memang sudah ada komunikasi antara Suzuki dan Agrinas terkait potensi kebutuhan kendaraan untuk proyek tersebut.

Mau Aman Berkendara Saat Mudik Lebaran, Perhatikan Tips Penting Ini

Donny Saputra, Managing Director Suzuki Indomobil Sales (SIS) Dok. Motoresto.id

“Memang telah terjadi komunikasi antara pihak Agrinas dengan kami. Namun sampai saat ini belum ada kesepakatan terkait pemenuhan kebutuhan tersebut,” ujar Donny.

Ia menambahkan, Suzuki tetap membuka peluang untuk berpartisipasi apabila spesifikasi kendaraan yang dibutuhkan sesuai dengan produk yang dimiliki perusahaan.

“Selama spesifikasinya sesuai, misalnya kendaraan 4×2 seperti Carry, kami siap melayani sesuai kapasitas produksi yang tersedia,” katanya.

Diproduksi di Tambun, Kapasitas Bisa Bertambah

Suzuki Carry merupakan salah satu model kendaraan niaga andalan Suzuki di Indonesia. Mobil ini diproduksi secara lokal di fasilitas produksi Suzuki yang berlokasi di Tambun, Jawa Barat.

Donny menyebut penjualan Carry masih stabil di pasar domestik. Bahkan dalam satu bulan terakhir, angka penjualannya mencapai sekitar 6.000 unit.

Mengenal Lebih Dekat Kecanggihan Fitur ADAS JETOUR T2 untuk Mudik Lebaran

“New Carry diproduksi di fasilitas produksi Tambun. Bulan kemarin kami menjual Carry sekitar 6.000 unit,” jelasnya.

Jika permintaan meningkat, Suzuki membuka kemungkinan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Namun langkah tersebut tetap membutuhkan koordinasi dengan jaringan pemasok komponen.

“Jika kebutuhan lebih besar, kami harus berkoordinasi dengan supplier,” tambahnya.

Spesifikasi Suzuki Carry

Mesin K15 Dok. Suzuki

Sebagai kendaraan niaga ringan, Suzuki Carry dibekali mesin 1.500 cc K15B-C empat silinder yang mampu menghasilkan tenaga 97 PS dan torsi 135 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.

Pada sektor kaki-kaki, Carry menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang Leaf Rigid Axle yang dirancang untuk menahan beban berat. Sistem pengereman mengombinasikan rem cakram di depan dan tromol di belakang.

Suzuki Sediakan 71 Bengkel Siaga Selama Mudik Lebaran 2026, Catat Lokasinya

Kombinasi mesin yang relatif irit serta konstruksi suspensi per daun membuat Carry dikenal sebagai pikap ringan yang tangguh untuk kebutuhan logistik dan usaha.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *