Mobil
Beranda » Deretan Mobil Terlaris di Indonesia Februari 2026, BYD Atto 1 Memimpin Penjualan

Deretan Mobil Terlaris di Indonesia Februari 2026, BYD Atto 1 Memimpin Penjualan

BYD Atto 1
BYD Atto 1 Dok. Motoresto.id

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Penjualan mobil di Indonesia pada Februari 2026 menunjukkan tren menarik. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, total unit terjual menempatkan BYD Atto 1 sebagai pemimpin dengan 3.700 unit, diikuti Toyota Innova (3.514 unit) dan Toyota Rush (3.478 unit).

Data ini mengungkapkan dominasi segmen SUV dan MPV di pasar domestik, sekaligus memperlihatkan peningkatan minat konsumen terhadap kendaraan listrik. BYD Atto 1, sebagai mobil listrik, mencatat angka penjualan tertinggi di tengah tren elektrifikasi. Posisi keempat hingga keenam ditempati oleh Honda Brio (3.469 unit), Toyota Avanza (3.258 unit), dan Daihatsu Sigra (3.040 unit), menunjukkan popularitas mobil kecil dan kompak tetap kuat.

Sementara itu, Toyota Calya (3.036 unit), Jaecoo J5 EV (2.926 unit), dan Toyota Innova Zenix (2.527 unit) menunjukkan bahwa konsumen mulai memperluas pilihan ke mobil listrik dan SUV mid-size, menyesuaikan kebutuhan urban dan keluarga. Sedangkan Mitsubishi Xpander menempati posisi ke-10 dengan 1.658 unit terjual, tetap menjadi andalan segmen MPV di Indonesia.

Berikut urutan 10 besar mobil terlaris Februari 2026 di Indonesia:

  1. BYD Atto 1 – 3.700 unit
  2. Toyota Innova – 3.514 unit
  3. Toyota Rush – 3.478 unit
  4. Honda Brio – 3.469 unit
  5. Toyota Avanza – 3.258 unit
  6. Daihatsu Sigra – 3.040 unit
  7. Toyota Calya – 3.036 unit
  8. Jaecoo J5 EV – 2.926 unit
  9. Toyota Innova Zenix – 2.527 unit
  10. Mitsubishi Xpander – 1.658 unit

Analisis tren ini menegaskan kombinasi antara kendaraan listrik, SUV, dan MPV masih menjadi favorit konsumen Indonesia, seiring meningkatnya kesadaran soal kenyamanan, efisiensi bahan bakar, dan mobilitas keluarga.

Begini Cara Wahana Honda Rangkul Konsumen di Bulan Ramadan

Meskipun BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV menarik perhatian karena fitur listriknya, pasar MPV tradisional masih kuat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *