Motorsport
Beranda ยป Red Bull Perkenalkan RB22 dengan Mesin Ford dan Livery Baru

Red Bull Perkenalkan RB22 dengan Mesin Ford dan Livery Baru

Oracle Red Bull Racing resmi melangkah ke era baru Formula 1 dengan memperkenalkan livery F1 2026 sekaligus menandai debut mesin buatan sendiri Red Bull Ford Powertrains. Peluncuran dilakukan dalam acara khusus di Michigan Central Station, Detroit, markas mitra teknis mereka, Ford Motor Company.

Livery anyar tersebut akan dikenakan pada RB22, mobil yang akan dikendarai Max Verstappen dan rekan setim barunya Isack Hadjar, mulai balapan pembuka musim Grand Prix Australia pada Maret 2026.


Livery Baru, Penghormatan untuk Sejarah Red Bull Racing

Desain livery 2026 tampil mencolok dengan warna biru balap lebih terang, aksen putih tajam, serta finishing mengkilap kembali ke gaya awal Red Bull Racing saat debut di F1 pada 2005. Lapisan glossy ini menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah tim sekaligus penanda era baru.

Kepala Tim Oracle Red Bull Racing, Laurent Mekies, menjelaskan bahwa desain tersebut sengaja dibuat untuk mencerminkan momen penting yang sedang dilalui tim.

โ€œTahun 2026 menandai awal era baru bagi Formula 1 dan Red Bull Racing. Kami ingin livery ini mencerminkan awal tersebut, sekaligus memberi penghormatan pada mimpi Dietrich Mateschitz,โ€ ujar Mekies.

Kia Perkuat Peran Global di FIFA World Cup 2026 lewat Kampanye โ€œInspiration Connects Us Allโ€


Peluncuran Spektakuler Ala Red Bull

Sesuai tradisi, Red Bull menghadirkan peluncuran tak biasa. Pilot akrobatik Martin ล onka, juara dunia Red Bull Air Race 2018, membuka penutup mobil menggunakan pesawat aerobatik Cobra, menciptakan perpaduan dramatis antara dunia aviasi dan balap.

Aksi ini menjadi simbol karakter Red Bull yang identik dengan inovasi, adrenalin, dan keberanian tampil berbeda.


Era Baru: Mesin Red Bull Ford Powertrains

Sorotan utama F1 2026 bukan hanya livery, tetapi unit daya pertama yang sepenuhnya dikembangkan Red Bull, bekerja sama dengan Ford. Mesin tersebut diberi kode DM01, sebagai penghormatan kepada mendiang Dietrich Mateschitz, pendiri Red Bull.

Mesin ini dikembangkan di Red Bull Technology Campus dan akan memenuhi regulasi F1 2026, di mana 50 persen tenaga mobil berasal dari energi listrik, hampir tiga kali lipat dibanding generasi sebelumnya. Komponen MGU-K menjadi tantangan teknis utama dalam pengembangan ini.

Bill Ford, Chairman Ford Motor Company, menyebut kolaborasi ini sebagai kelanjutan sejarah panjang Ford di Formula 1.

VW Perkenalkan ID. Buzz BOZZ Edition, Tawarkan Kenyamanan dan Gaya Hidup Modern

โ€œFord memiliki kisah besar di Formula 1, dan kini kami menulis bab baru bersama Red Bull,โ€ ujar Bill Ford.


Max Verstappen mengaku menyukai tampilan baru RB22.

โ€œSaya suka kilauannya, saya suka warna birunya. Ini terlihat jauh lebih segar,โ€ kata juara dunia empat kali tersebut.

Sementara Isack Hadjar menilai desain baru akan terlihat impresif saat balapan malam.

โ€œSayap depan dan lapisan mengkilapnya akan sangat mencolok di bawah lampu,โ€ ujar Hadjar.

LEPAS Resmikan Dealer Kedua Mereka di Indonesia


RB22 dirancang oleh Pierre Wachรฉ dengan sasis lebih ringan, lebih pendek, dan lebih sempit, serta dilengkapi aerodinamika aktif sesuai regulasi baru. Dengan kombinasi desain baru, mesin buatan sendiri, dan jajaran pembalap segar, Red Bull Racing memasuki musim 2026 sebagai salah satu proyek paling ambisius dalam sejarah Formula 1 modern.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *