Beranda » Bensin Ayo, Listrik OK, Begini Rasanya Bawa JAECOO J7 SHS-P

Bensin Ayo, Listrik OK, Begini Rasanya Bawa JAECOO J7 SHS-P

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Kehadiran JAECOO J7 SHS-P di ajang IIMS 2025 langsung menarik perhatian publik. Saat pertama kali diperkenalkan, SUV ini menyandang predikat sebagai plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) paling terjangkau di kelasnya, dengan harga prebook Rp599 juta. Kini, setelah dipasarkan resmi mulai Rp499,9 juta, tim Motoresto.id berkesempatan menjajal langsung performanya selama lima hari penuh di berbagai kondisi jalan.

Kesan pertama yang terasa jelas, JAECOO tidak setengah-setengah menghadirkan SUV lima penumpang dengan teknologi plug-in hybrid yang benar-benar fungsional untuk kebutuhan harian. Mengusung konsep PHEV, J7 SHS-P memadukan mesin konvensional dan motor listrik dalam satu paket yang praktis tanpa membuat pengguna harus berkompromi soal kenyamanan maupun performa.

Sebagai SUV kompak, karakter berkendaranya terasa seimbang. Body roll memang masih terasa saat bermanuver agresif, namun tetap dalam batas nyaman. Penggunaan sasis monokok berbahan aluminium memberi kesan solid, sekaligus membantu menjaga stabilitas saat melaju di kecepatan tinggi maupun ketika melintasi jalanan bergelombang.

Mobil Listrik, Tapi Ada Mesinnya?

Kesan pertama saat mengemudikan mobil ini, sensasinya justru lebih mendekati kendaraan listrik murni ketimbang mobil bermesin konvensional. Pada putaran bawah, JAECOO J7 SHS-P sepenuhnya mengandalkan baterai berkapasitas 18,3 kWh untuk menggerakkan mobil hingga jarak sekitar 100 kilometer. Mesin bensin baru akan aktif ketika mobil melaju di kecepatan tinggi atau saat kapasitas baterai turun di bawah 30 persen.

Di balik kap mesin, JAECOO J7 SHS-P mengandalkan teknologi Super Hybrid System (SHS). Kombinasi mesin 1.5T dan motor listrik ini menghasilkan tenaga gabungan hingga 201 hp dengan torsi puncak 310 Nm. Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi 7DHT, dengan klaim akselerasi 0–100 km/jam dalam 9,2 detik serta kecepatan maksimum 180 km/jam.

GAC Makin Serius Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

Spesifikasi Tenaga JAECOO J7 SHS-P

Mesin (Engine)

  • Tenaga maksimum: 105 kW / 140 hp
  • Torsi maksimum: 215 Nm

Motor Listrik (Electric Motor)

  • Tenaga maksimum: 150 kW / 201 hp
  • Torsi maksimum: 310 Nm

Dalam penggunaan sehari-hari, respons akselerasinya terasa sigap baik saat menghadapi kondisi stop-and-go di lalu lintas perkotaan, maupun ketika melakukan manuver menyalip di jalan tol. Karakter ini membuat J7 SHS-P bukan hanya unggul dari sisi efisiensi, tetapi juga tetap menyenangkan untuk dikendarai, menghadirkan keseimbangan antara performa dan kenyamanan yang jarang ditemui di kelasnya.

Fitur Keselamatan Lengkap

Masuk ke sisi teknologi, JAECOO J7 SHS-P dibekali 19 fitur ADAS yang tergolong lengkap di kelasnya. Mulai dari Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, Blind Spot Detection, Driver Monitoring System, hingga kamera parkir 3D 540 derajat.

Kamera ini bukan hanya membantu saat parkir, tetapi juga sangat berguna ketika harus melewati jalan sempit di area perkotaan. Menariknya, sistem ini sudah terintegrasi dengan fungsi dashcam bawaan—cukup menambahkan kartu memori untuk langsung merekam perjalanan.

JAECOO J7 SHS P Tunjukkan Efektivitas Mode EV di Jalanan Jakarta

Untuk keselamatan pasif, SUV ini dibekali 8 airbag dan telah mengantongi rating bintang lima Euro NCAP 2025. Pencapaian tersebut memberi rasa aman ekstra, terutama bagi konsumen Indonesia yang mulai menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan kendaraan.

Kabin Nyaman untuk Harian hingga Perjalanan Jauh

Soal kenyamanan, JAECOO J7 SHS-P terasa serius menyasar pengguna keluarga urban. Ruang kabin depan dan belakang lega, dengan kursi elektrik di baris depan yang dilengkapi memory seat, ventilated seat, dan heated seat—fitur yang masih jarang ditemui di kelas harga ini.

Sunroof besar membantu menghadirkan kesan lapang di dalam kabin, sementara setelan suspensi mampu meredam jalan bergelombang maupun sambungan beton tol dengan baik. Baik pengemudi maupun penumpang tetap merasa nyaman, bahkan setelah perjalanan panjang.

Untuk kebutuhan luar kota, ground clearance 200 mm memberi kepercayaan diri ekstra saat harus melintasi jalan rusak atau berlubang. Karakter SUV-nya terasa fungsional, bukan sekadar soal tampilan.

Purna Jual Agresif

Tak hanya mengandalkan produk, JAECOO juga tampil agresif lewat paket purna jual. Konsumen J7 SHS-P mendapatkan:

Wahana Honda Ungkap Tren Penjualan Motor Jakarta-Tangerang

  • Garansi kendaraan 6 tahun / 150.000 km
  • Garansi baterai 8 tahun / 160.000 km
  • Garansi mesin 10 tahun / 1.000.000 km
  • 2 tahun free pick-up service
  • 3 tahun roadside assistance
  • 4 tahun free complementary maintenance / 60.000 km

Langkah ini menunjukkan keseriusan JAECOO dalam membangun kepercayaan pasar, terutama untuk teknologi plug-in hybrid yang masih tergolong baru bagi sebagian konsumen Indonesia.

Dengan harga mulai Rp499,9 juta untuk varian SHS-P dan sekitar Rp549,9 juta untuk varian bensin AWD, JAECOO J7 kini menempati posisi menarik di segmen SUV menengah. Bagi konsumen yang ingin merasakan transisi dari mobil konvensional ke elektrifikasi tanpa harus sepenuhnya meninggalkan mesin bensin, J7 SHS-P hadir sebagai opsi yang relevan dan rasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *