Mobil
Beranda » Mercedes-Benz Siapkan S-Class Listrik, Gantikan EQS?

Mercedes-Benz Siapkan S-Class Listrik, Gantikan EQS?

MOTORESTO.ID, JAKARTA — Mercedes-Benz tengah menyiapkan langkah besar untuk sedan flagship-nya, S-Class generasi berikutnya. Tidak lagi sekadar memilih antara mesin konvensional atau mobil listrik terpisah seperti EQS, pabrikan asal Jerman ini akan menghadirkan S-Class dengan dua pilihan powertrain. mesin pembakaran internal (ICE) dan versi listrik.

Meski mengusung nama yang sama, kedua varian ini tidak akan berbagi fondasi teknis. Mercedes mengembangkan S-Class ICE dan S-Class listrik di platform yang sepenuhnya berbeda.

Strategi ini menunjukkan perubahan arah Mercedes dalam menyikapi pasar kendaraan listrik. Alih-alih mendorong lini EV eksklusif seperti EQS yang terpisah dari keluarga S-Class, kini Mercedes memilih mengintegrasikan versi listrik langsung ke model utama, mirip dengan pendekatan BMW yang lebih dulu menerapkan strategi serupa.

Langkah ini juga menjadi refleksi dari realita pasar. EQS, yang awalnya diproyeksikan sebagai simbol masa depan Mercedes di era listrik, ternyata belum mencapai target penjualan. Desainnya yang futuristis bahkan kerap menuai kritik karena dianggap terlalu radikal untuk segmen sedan mewah tradisional.

Dikutip dari Carscoops, Ke depan, S-Class listrik akan menjadi pengganti tidak langsung EQS. Namun, konsumen yang menanti versi elektrik ini masih harus bersabar. Mercedes saat ini tengah menyiapkan penyegaran untuk S-Class bermesin bensin, sementara versi listriknya baru diperkirakan meluncur menjelang akhir dekade ini, bertepatan dengan siklus generasi penuh berikutnya.

Teknologi ADAS Dukung Gaya Berkendara Modern yang Lebih Waspada

Menariknya, meski dibangun di atas platform berbeda, tampilan kedua varian S-Class ini diprediksi hampir identik. Mercedes ingin mempertahankan siluet sedan mewah klasik yang sudah melekat kuat pada identitas S-Class, berbeda dari gaya aerodinamis ekstrem yang diusung EQS.

“Jika Anda tidak yakin bahwa pasar akan sepenuhnya listrik saat S-Class generasi berikutnya hadir, maka Anda harus menyediakan pilihan untuk keduanya,” ujarnya. “Kami belajar dari generasi pertama kendaraan listrik bahwa konsumen membutuhkan versi EV dan ICE yang sama-sama canggih, tanpa kompromi.” ujar Ola Källenius, CEO Mercedes-Benz dikutip dari sumber yang sama.

Untuk versi listriknya, S-Class kemungkinan akan menggunakan platform MB.EA, arsitektur baru yang juga menjadi basis berbagai model EV Mercedes di masa depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *