
motoresto.id/, PRANCIS – Citroën C5 Aircross PHEV kembali menjadi sorotan setelah model plug-in hybrid ini menunjukkan kombinasi performa dan efisiensi yang menarik di pasar global. Citroën C5 Aircross PHEV menggabungkan mesin bensin 1.6L turbo (181 hp) dengan motor listrik bertenaga 81 kW (110 hp) yang ditenagai baterai 13,2 kWh, menghasilkan tenaga gabungan 225 hp dan torsi gabungan 360 Nm. Kecepatan tertinggi dalam mode listrik adalah 135 km/jam dan jarak tempuh listrik penuh mencapai 66 km (WLTP).
Selain bertenaga, efisiensi juga menjadi nilai jual utama. C5 Aircross PHEV mampu menempuh jarak hingga 66 km dalam mode listrik penuh (WLTP), menjadikannya salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan perpaduan kenyamanan, teknologi ramah lingkungan, dan biaya operasional yang lebih efisien.
Interiornya mengusung konsep C-Zen Lounge yang menjadi ciri khas Citroën, menawarkan kenyamanan superior berkat kursi Advanced Comfort serta suspensi Progressive Hydraulic Cushions. Tak ketinggalan, beragam fitur keselamatan modern turut melengkapi SUV ini, mulai dari sistem bantuan pengemudi hingga teknologi keselamatan aktif yang dirancang untuk meningkatkan keamanan berkendara.
Meski potensinya besar, Citroën Indonesia menyampaikan bahwa C5 Aircross PHEV belum akan dipasarkan dalam waktu dekat.
Ferdinand Hendra, Sales and Marketing Division Head Citroën Indonesia, mengatakan,
“Untuk C5 Aircross, kami tengah mengkaji kemungkinan mendatangkannya dari Eropa ke Indonesia, karena model terbarunya saat ini baru mulai diproduksi di sana.”
Dengan kajian yang masih berlangsung, kehadiran Citroën C5 Aircross PHEV di Indonesia akan sangat bergantung pada kesiapan produksi global dan kelayakan pasar. Jika kelak resmi masuk, model ini berpotensi menjadi salah satu opsi paling menarik di segmen SUV hybrid premium.
