Motor
Beranda Ā» Tips Merawat Baterai Motor Listrik Alva dan Modifikasi Aman

Tips Merawat Baterai Motor Listrik Alva dan Modifikasi Aman

Table of Contentsāˆ’
Dok. Motoresto.id
Dok. motoresto.id/

motoresto.id/, JAKARTA — Motor listrik kini semakin populer di Indonesia, salah satunya melalui Alva yang menawarkan teknologi baterai dan sistem terpadu (integrated system) untuk performa optimal. Namun, banyak pemilik motor listrik bertanya-tanya: bagaimana cara merawat baterai agar tetap awet, dan modifikasi apa yang aman dilakukan tanpa merusak sistem?

Menurut Cahya Agusta Harianto, VP of Engineering Alva, baterai adalah ā€œjantungā€ motor listrik yang membutuhkan perawatan sederhana namun konsisten. Semisal jika tidak digunakan, motor perlu di parkir di tempat yang teduh. Meski baterai tidak langsung rusak karena terproteksi aman.

ā€œKalau motor lagi nggak di-charge, letakkan di tempat teduh. Bukan berarti saat panas baterai langsung rusak. Kalau suhu baterai naik ketika berkendara di atas 25°C, daya otomatis menyesuaikan, jadi aman dari kerusakan,ā€ jelasnya.

Dari sisi SOH (State of Health), baterai Alva diklaim bisa bertahan dari 100% ke 80% sekitar 1000 cycle, yang setara dengan 3–4 tahun penggunaan normal. Tips ini penting agar pengguna dapat memaksimalkan umur baterai tanpa mengurangi performa harian.

Cahya juga menjelaskan soal sistem deep sleep untuk efisiensi energi. Motor listrik Alva tetap mengirim sinyal IoT meski dimatikan, sehingga konsumsi daya bisa mencapai 3% per hari.

Ducati Desmo450 MX, DNA Balap Borgo Panigale Turun ke Lintasan Tanah!

ā€œSalah satu tips untuk menjaga baterai saat motor tidak perlu online adalah membuka tutup baterai agar masuk mode deep sleep. Semua sistem mati sehingga baterai lebih awet,ā€ ujarnya.

Bagaimana dengan modifikasi?

Dok. Motoresto.id
Dok. motoresto.id/

ā€œKita tidak menyarankan remap motor. Capability baterai dan motor sudah disesuaikan agar performa maksimal. Jika dipaksa, baterai masih aman karena ada proteksi, tapi lifetime bisa berkurang.ā€

Untuk modifikasi performa dan kontroler, Cahya menambahkan, ā€œSelama tidak mempengaruhi keselamatan, modifikasi ringan masih fine karena BMS (Battery Management System) dan kontroler menjaga sistem secara holistic.ā€

Modifikasi lampu juga dianggap aman selama tidak melebihi kapasitas baterai, yakni 300–500 watt. Adapun penggunaan baterai lithium, Alva menggunakan LFP (Lithium Iron Phosphate) karena lebih stabil terhadap suhu dan memiliki siklus hidup lebih panjang dibanding NMC.

ā€œLFP cenderung lebih rendah densitasnya, tapi life cyclenya sekitar 1.200, lebih stabil, dan biaya lebih efisien,ā€ tambah Cahya.

Polytron Hadirkan Portable Fast Charger, Motor Listrik FOX Kini Siap Touring Jarak Jauh

Artikel Terkait